versi cetak panduan wisata ke batam  

Panduan Wisata ke Batam

Batam, sebuah kota urban yang terletak di kawasan timur Sumatera ini terkenal sebagai kota industri perdagangan yang cukup besar di tanah air. Hal ini dikarenakan oleh posisinya yang sangat strategis, yaitu berada di jalur pelayaran internasional, antara Selat Malaka dan Selat Singapura yang memungkinkan masuknya para pedagang dari berbagai belahan dunia dan penghubung antara negara-negara Eropa dengan Asia, Timur Tengah, dan negara-negara lainnya. Sektor industri-perdagangan kota ini semakin berkembang dengan dikeluarkannya Keputusan Presiden No. 41 tahun 1973, yang memberikan keistimewaan bagi kota Batam untuk menjadi sebuah kota sentra industri dan perdagangan di tanah air, bernama Otorita Pengembangan Industri Pulau Batam atau lebih dikenal sebagai Otorita Batam.

Kota Batam memiliki luas wilayah daratan yang tidak begitu besar, yaitu 1.040 km² atau hampir satu setengah kali luas Singapura saat ini (710 km²). Secara teritori wilayah, kota ini menjadi bagian dari Provinsi Kepulauan Riau, provinsi ke-32 Republik Indonesia, yang baru saja diresmikan pada 24 September 2002. Berdasarkan data dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Batam per Maret 2012, jumlah penduduk kota Batam telah mencapai 1.149.902 jiwa. Jumlah tersebut lebih banyak dibandingkan satu tahun sebelumnya yang hanya berhenti di angka 1.081.527.


...Sebuah kota urban di sebelah timur Sumatera...


Selamat Datang di BatamDari berbagai sumber disebutkan bahwa penduduk asli kota Batam merupakan suku Melayu yang dikenal dengan sebutan "orang selat" atau "orang laut". Mereka diperkirakan telah tinggal di kawasan ini sejak awal abad ke-14. Kota Batam sendiri memiliki sejarah yang cukup panjang dengan mengalami pergantian beberapa tampuk kekuasaan, mulai dari Kesultanan Johor pada tahun 1513 hingga masuknya bangsa Belanda dan Inggris yang akhirnya berhasil memecah kekuasaan Kesultanan Johor melalui Perjanjian London (17 Maret 1824). Keduanya sepakat untuk membagi wilayah menjadi jajahan: Malaka dan Singapura menjadi kekuasaan Inggris, sementara Bencoolen (Bengkulu) dan Riau diserahkan kepada kekuasaan Belanda. Semenjak itu, Kerajaan Melayu setempat, Lingga-Riau berpisah dari Kerajaan Johor dan menjalankan pemerintahan sendiri dengan membagi wilayah kekuasaan menjadi 3 bagian, yaitu Sultan di Daik Lingga, Yang Dipertuan Muda di Penyengat, dan Tumenggung di Bulang. Batam sendiri secara administratif berada di bawah kekuasaan Tumenggung, hingga akhirnya Indonesia mendapatkan kemerdekaannya dari Belanda pada 17 Agustus 1945.


Kota Batam yang juga disebut sebagai kota urban ini menjadi kota tujuan bagi orang-orang yang ingin mengadu nasib dan mendapatkan pekerjaan karena pesatnya perkembangan industri-perdagangan di kota ini. Layaknya kota urban lainnya di tanah air, seperti Jakarta, Batam juga dihuni oleh berbagai etnis dan suku, mulai dari orang Sumatera, Jawa, hingga Papua. Oleh karena itu, percampuran dan keberagaman budaya dari berbagai daerah di tanah air pun bisa Anda temui di sini, mulai dari makanan, bahasa, dll. Penduduk asli Kota Batam, yaitu suku Melayu sendiri saat ini lebih banyak ditemui di daerah pesisir Batam, sedangkan para pendatang lebih banyak berkonsentrasi di daerah industri dan pusat kota.


…Resort pantai, padang golf kelas dunia, kamp. pengungsi Vietnam, Jembatan Barelang...


Salah satu padang golf pro di pulau BatamPesatnya industri-perdagangan di Kota Batam yang berbanding lurus dengan keluar masuknya para pendatang ke kota ini, membuat sektor industri di bidang pariwisata pun tumbuh, seperti industri perhotelan, restoran dan bar yang bisa banyak ditemukan di Marina Waterfront City, Harbor Bay, serta Nagoya. Dan saat ini, Kota Batam telah menjadi kota dengan berbagai macam tempat pariwisata menarik. Mulai dari lapangan golf yang indah, resort-resort berbintang yang menawarkan kenyamanan tempat hunian dan keindahan pantai, seperti Nongsa Point Marina & Resort, KTM Resort, dll.

Bagi Anda yang suka bermain golf, jangan khawatir karena kota ini menyediakan 7 pilihan padang golf berkelas internasional, seperti Palm Springs Golf & Beach Resort dan Batam Hills Golf & Resort. Tidak ketinggalan, Kamp. Pengungsi Vietnam yang menjadi saksi bisu perjuangan warga Vietnam dalam mencari perlindungan dari perang saudara yang terjadi di negara mereka, dapat menjadi pilihan wisata selain golf. Dan tentu saja jangan sampai Anda lewatkan Jembatan Barelang yang menjadi ciri khas Kota Batam! Beberapa tempat wisata ini banyak dikunjungi oleh para wisatawan asing, seperti dari Malaysia, Singapura, Eropa, AS, Korea, Jepang, dll.


Jembatan Barelang yang menghubungkan pulau Batam dan lainnya Salah satu pantai indah di kota Batam Welcome To Batam

Cukup disayangkan, perkembangan sektor pariwisata di Kota Batam belum begitu didukung dengan sarana transportasi umum yang memadai. Khusus untuk angkot, saat ini baru meliputi beberapa daerah saja, sedangkan taksi sebagian besar masih berupa taksi non-argometer (selengkapnya lihat bagian Transportasi Dalam Kota). Karena itu akan lebih mudah bagi Anda untuk menggunakan jasa sewa mobil yang bisa mengantar Anda ke berbagai tempat yang ingin Anda kunjungi dengan lebih mudah. Namun, bagi Anda yang menyukai pantai, wisata sejarah, atau mungkin ingin menikmati gemerlap wisata malam, Batam merupakan tempat yang tepat untuk Anda kunjungi!

Selamat berwisata di Kota Batam!



Booking.com





Komentar Anda:


Nama:

date

Komentar:

0 komentar

Isi komentar adalah sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim. Anda sebagai pengirim komentar harus membaca dan sepenuhnya menyetujui Syarat dan Ketentuan Komentar Anda (klik disini), Syarat dan Ketentuan (klik disini) serta Kebijakan Privasi (klik disini) JoTravelGuide.com.


Kembali ke atas


jika menurut anda situs kami membantu memberikan informasi terkait, anda dapat menyumbang untuk membantu kelangsungan tayang situs ini, kami dapat menerima bantuan melalui tombol paypal "Donate" dibawah ini. terima kasih





Booking.com